SIDOARJO – Pemerintah Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Desa pada Senin (29/6/2026). Dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut, Kepala Desa sebelumnya, M. Yasin, secara resmi menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Kepala Desa terpilih Ali Murtadho yang akan memimpin Desa Gempolsari untuk periode 2026–2034.
Acara Sertijab yang berlangsung di Balai Desa Gempolsari dihadiri Camat Tanggulangin Trie Prabowo, S.STP, Kapolsek Tanggulangin Kompol Anggono Jaya, S.ST., M.M., Danramil Tanggulangin Kapten Arh. Sudarsono, perangkat desa, BPD, Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kader PKK, serta ratusan warga Desa Gempolsari.
Prosesi diawali dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan dokumen administrasi pemerintahan desa dari M. Yasin kepada Ali Murtadho sebagai tanda resmi beralihnya kepemimpinan Desa Gempolsari.
Dalam sambutannya, M. Yasin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungan yang diberikan selama dirinya memimpin desa. Ia berharap kepemimpinan baru dapat meneruskan program-program pembangunan yang telah dirintis demi kemajuan Desa Gempolsari.
M. Yasin juga menitipkan sejumlah pekerjaan rumah yang hingga kini masih memerlukan perhatian serius, khususnya persoalan banjir yang setiap musim hujan masih menjadi keluhan masyarakat.
Menurutnya, terdapat delapan titik rumah pompa atau pompa air yang hingga kini belum sepenuhnya mampu mengatasi persoalan banjir. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah desa yang baru dapat melanjutkan upaya penyelesaian sistem pengendalian banjir agar masyarakat tidak lagi dihantui genangan air.
Selain persoalan banjir, M. Yasin juga berharap Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dapat dijalankan secara maksimal sebagai salah satu program nasional untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa.
“Saya berharap seluruh program pembangunan dapat diteruskan. Penanganan banjir harus menjadi prioritas karena masih ada delapan titik rumah pompa yang perlu diselesaikan. Program KDMP juga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Gempolsari,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Desa Gempolsari yang baru, Ali Murtadho, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan seluruh program positif yang telah dibangun pemerintahan sebelumnya. Ia menegaskan akan bekerja secara maksimal bersama perangkat desa dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Desa Gempolsari yang semakin maju.
Ali Murtadho juga mengajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu setelah pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa. Menurutnya, pesta demokrasi telah usai dan kini saatnya seluruh warga bergandengan tangan membangun desa tanpa lagi membedakan pilihan politik.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Desa Gempolsari untuk bersama-sama membangun desa ini. Program yang sudah baik akan kita lanjutkan, sementara yang masih kurang akan kita sempurnakan.
Saya mohon doa, dukungan, serta kerja sama seluruh masyarakat agar kita bisa membangun Desa Gempolsari menjadi lebih maju, aman, dan sejahtera,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Camat Tanggulangin, Trie Prabowo, S.STP, memberikan pesan agar seluruh masyarakat meninggalkan segala bentuk perbedaan yang muncul selama proses Pilkades.
Ia menegaskan bahwa setelah pelantikan dan Sertijab tidak ada lagi istilah nomor urut calon kepala desa. Semua merupakan warga Desa Gempolsari yang memiliki tanggung jawab bersama untuk membangun desa.
“Sudah tidak ada lagi nomor urut satu, dua ataupun tiga. Yang ada sekarang adalah masyarakat Desa Gempolsari. Mari kita saling merangkul, duduk bersama, bermusyawarah, dan bersama-sama membangun desa,” tegasnya.
Trie Prabowo juga mengingatkan pentingnya kesiapan desa menghadapi tantangan globalisasi. Menurutnya, Desa Gempolsari memiliki potensi besar melalui BUMDes maupun Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang harus dikelola berdasarkan hasil musyawarah dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Ia berharap setiap program pembangunan benar-benar lahir dari aspirasi masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga.
Selain itu, Camat mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menjaga kebersihan saluran air serta tidak membuang sampah sembarangan yang dapat memicu banjir.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD) melalui dukungan seluruh masyarakat serta mengajak warga untuk memberikan kritik dan saran yang membangun demi kemajuan pemerintahan desa.
Dalam sambutannya, Trie Prabowo turut menyoroti pentingnya peran kaum ibu dalam pembangunan desa. Menurutnya, ibu-ibu memiliki peran strategis dalam mendukung kesehatan keluarga melalui upaya pencegahan stunting, mengaktifkan kembali Posyandu, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat.
Acara Sertijab berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Seluruh tamu undangan memberikan ucapan selamat kepada Kepala Desa Ali Murtadho sebagai bentuk dukungan terhadap kepemimpinan baru.
Dengan resmi dimulainya masa jabatan Kepala Desa Ali Murtadho periode 2026–2034, masyarakat berharap Desa Gempolsari mampu terus berkembang menjadi desa yang lebih maju, mampu menuntaskan persoalan banjir, memperkuat perekonomian melalui BUMDes dan KDMP, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik demi kesejahteraan seluruh warga.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!