Polres Sampang Ungkap Curanmor, Pelaku Ternyata Kerabat Korban

Polres Sampang Ungkap Curanmor, Pelaku Ternyata Kerabat Korban
informasi-publik.com,

Sampang – Polres Sampang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curanmor) yang terjadi di Dusun Talonan, Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Hartono melalui Kasihumas menyampaikan, kasus tersebut terjadi pada Sabtu, 11 April 2026 sekitar pukul 04.00 WIB dengan korban Mohammad Hasan.

“Pelaku utama berinisial MZ merupakan kerabat korban sendiri, yakni kakak ipar,” ujar pihak kepolisian.

Dalam aksinya, pelaku memanfaatkan kelalaian korban. Rumah dalam kondisi tidak terkunci dan kunci sepeda motor masih menempel, sehingga pelaku dengan mudah membawa kabur kendaraan jenis Honda Beat tahun 2014 milik korban.

Setelah menerima laporan, petugas melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap MZ pada Jumat, 2 Mei 2026 di kediamannya di Kecamatan Pangarengan.

Dari hasil pengembangan, polisi juga mengamankan dua penadah, yakni MM dan MS, di wilayah Surabaya pada Sabtu, 3 Mei 2026.

“Peran MM sebagai perantara, sedangkan MS merupakan penadah terakhir yang menguasai barang hasil curian,” jelasnya.

Barang bukti yang diamankan berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih merah dengan nomor polisi L 4721 ZL.

Ketiga tersangka kini diamankan di Polres Sampang dan dijerat Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara untuk pelaku utama, serta Pasal 591 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara bagi penadah.

Dari hasil penyidikan, pelaku MZ diketahui merupakan residivis yang telah melakukan aksi kejahatan di sedikitnya 12 tempat kejadian perkara (TKP), mulai dari curanmor, pencurian rumah, pencurian sapi, hingga penipuan dan penggelapan.

Kasus ini menambah daftar pengungkapan tindak kriminal di wilayah Sampang, di mana sebelumnya polisi juga berhasil membongkar sejumlah kasus pencurian dengan modus serupa yang dilakukan berulang di banyak lokasi.

Polisi saat ini masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

*) Oleh : Badri

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *