Surabaya,– Parkiran di kawasan Keputran Utara membludak dan terlihat tidak tertata. Dalam pantauan awak media, kendaraan roda tiga maupun mobil pik’ap diparkir tidak beraturan hingga mempersempit akses keluar-masuk pasar, terutama saat aktivitas perdagangan sedang ramai, Kamis (03/09/2026).
Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu pengguna jalan, tetapi juga menyulitkan para pekerja yang setiap hari harus keluar-masuk membawa barang. Jalur yang semestinya menjadi akses bersama justru dipenuhi kendaraan yang parkir tanpa memperhatikan kelancaran lalu lintas.
Sofyan, salah seorang buruh panggul, mengaku kesulitan saat membawa barang melewati kawasan tersebut.
“Kalau parkirnya seperti ini, kami yang membawa barang jadi susah lewat,” ujar Sofyan.
Menurut Sofyan, kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian pihak terkait. Ia berharap penataan parkir segera dilakukan agar akses pasar tidak terus terhambat.
“Kami berharap ada penataan yang jelas. Jangan sampai buruh yang bekerja membawa barang malah kesulitan karena aksesnya tertutup kendaraan,” harapnya.
Keluhan serupa disampaikan Andri, salah seorang warga yang sedang berbelanja. Ia mengaku kurang nyaman dengan kondisi parkiran yang semrawut dan membuat akses menjadi semakin sempit.
“ Kalau kendaraan parkir sembarangan, akses jadi sempit dan harus lebih hati-hati,” kata Andri.
Andri menegaskan, kawasan pasar seharusnya memiliki akses yang tertib dan mudah dilalui.
“Segera lakukan penataan. Jangan sampai Keputran Utara setiap hari dipenuhi kendaraan tanpa aturan hingga mengorbankan kenyamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat,” tegasnya.
Bersambung
(Red)
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!