Jam Puskesmas Surabaya Disesuaikan Selama Ramadan 1447 H

Jam Puskesmas Surabaya Disesuaikan Selama Ramadan 1447 H
informasi-publik.com,

SURABAYA – Jam pelayanan puskesmas di Kota Surabaya mengalami penyesuaian selama Ramadan 1447 Hijriah/2026. Meski terdapat perubahan waktu operasional, layanan kesehatan dasar hingga penanganan kegawatdaruratan tetap dipastikan berjalan normal.

Penyesuaian ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.7.17.1/2550/436.7.2/2026 tentang Pengaturan Jam Pelayanan selama Bulan Suci Ramadan di lingkungan fasilitas kesehatan milik Pemkot Surabaya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menyampaikan bahwa selama Ramadan pelayanan puskesmas pagi hari berlangsung Senin–Kamis pukul 08.00–14.00 WIB. Sementara pada Jumat dibuka pukul 08.00–11.00 WIB, dan Sabtu pukul 08.00–12.00 WIB. Untuk layanan sore tetap beroperasi Senin–Jumat pukul 14.00–16.30 WIB.

“Seluruh puskesmas tetap memberikan pelayanan kesehatan selama Ramadan dengan jam operasional yang telah disesuaikan,” kata Nanik, Jumat (27/2/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh layanan kesehatan tetap berjalan normal. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan umum, perawatan kesehatan gigi, kesehatan ibu dan anak (KIA), layanan gizi, psikologi, pengobatan tradisional (batra), laboratorium, hingga pelayanan kesehatan keluarga.

Untuk kondisi darurat, puskesmas dengan fasilitas rawat inap beroperasi dan bersiaga selama 24 jam. Sedangkan puskesmas non-rawat inap menyesuaikan jam pelayanan selama Ramadan, namun tetap dalam keadaan siaga dan dapat dihubungi apabila terjadi situasi kegawatdaruratan

“Untuk puskesmas rawat inap, layanan gawat darurat tetap buka 24 jam. Sedangkan non-rawat inap tetap siap on call apabila ada kasus kegawatdaruratan,” tegas Nanik.

Dinas Kesehatan Kota Surabaya memastikan layanan imunisasi serta pelayanan kesehatan ibu dan anak tetap berjalan selama bulan Ramadan. Warga juga dapat memanfaatkan layanan konsultasi kesehatan terkait pelaksanaan puasa melalui petugas promosi kesehatan di setiap puskesmas.

Selain itu, Dinkes mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kondisi tubuh selama berpuasa dengan menerapkan pola makan bergizi seimbang, memenuhi kebutuhan cairan, serta melakukan aktivitas fisik ringan agar kesehatan tetap terjaga.

*) Oleh : ayad

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *