Sambut Hari Guru, KHM Nur Surabaya Gelar Seminar Guru Inspiratif

Sambut Hari Guru, KHM Nur Surabaya Gelar Seminar Guru Inspiratif
informasi-publik.com,

Surabaya – Suasana sekolahan Aula KHM Nur terasa berbeda. Senyum dan tawa para guru menghiasi ruangan yang biasanya dipenuhi dengan rapat atau pelatihan rutin. Hari itu, mereka hadir bukan sekadar mendengarkan materi, melainkan merenungkan kembali makna menjadi guru di era yang serba cepat.

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2025, SD–MI–SMP KHM Nur Surabaya menggelar Seminar Guru Inspiratif bertema “Mewujudkan Pembelajaran Bermakna, Inspirasi Sistem Pendidikan Finlandia untuk Guru Indonesia.”,Selasa (25/11/2025).

Narasumber utamanya, Tauran, S.Sos., M.Sos., SC, mahasiswa doktoral di University of Helsinki.

Ia menuturkan,membuka jendela baru bagi para pendidik tentang bagaimana pendidikan bisa berjalan tanpa tekanan, tanpa kejar target, namun tetap berkualitas tinggi.

“Anak-anak di Finlandia prestasinya tinggi, tapi mereka tetap bahagia. Tidak ada tekanan, PR pun hanya untuk melatih tanggung jawab, bukan beban,” tutur Tauran dengan nada lembut namun penuh makna.

Para guru tampak tertegun. Bagaimana mungkin belajar tanpa tekanan justru menghasilkan prestasi tinggi? Tauran menjelaskan rahasianya di Finlandia, siswa belajar maksimal lima jam per hari, dengan pola 45 menit belajar dan 15 menit istirahat wajib di luar kelas.

“Setelah 45 menit, otak manusia butuh bergerak. Karena itu, saat istirahat semua siswa wajib keluar kelas, bahkan ketika hujan atau salju turun,” jelasnya.

Tauran kemudian berbagi tentang pembelajaran bermakna tentang cara mengajar yang membuat anak memahami konsep dari pengalaman nyata, bukan sekadar hafalan.

“Kalau ingin menjelaskan penguapan, tak perlu rumit. Cukup tunjukkan baju basah yang mengering. Itu ilmu yang hidup, bukan sekadar definisi,” ujarnya.

Melalui contoh-contoh sederhana, Tauran menegaskan bahwa tugas guru bukan hanya mentransfer ilmu, tapi menyulut cahaya keingintahuan dalam diri setiap murid.

Seminar ini juga menampilkan pameran fotografi karya Abdul Latif, yang menggambarkan keseharian para guru dengan penuh rasa dan makna.

Acara dipandu oleh Siti Suhriyah sebagai moderator, Yevi Shakha F.H., S.Pd sebagai notulen, dan Zakiyatul Muskillah sebagai MC. Meski sederhana, suasananya sarat kehangatan dan inspirasi.

Bagi para guru KHM Nur, seminar ini menjadi cermin bahwa mengajar bukan hanya soal metode, tapi juga soal hati, kesabaran, dan kebahagiaan bersama murid.

*) Oleh : Haris

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *