Polres Tanjung Perak Ungkap Kampung Narkoba di Semampir

Polres Tanjung Perak Ungkap Kampung Narkoba di Semampir
informasi-publik.com,

Surabaya – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengungkap hasil penindakan dan penegakan hukum peredaran narkoba di Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Rabu (14/10/2026).

Konferensi pers dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan AZ, S.H., S.I.K., M.Si., Jumat (16/10/2026) pukul 14.00 WIB.

“Dari kegiatan tersebut ada 19 orang diamankan, setelah tes urine 15 orang positif dan 4 orang negatif,” ungkap AKBP Irwan.

Dari 4 orang yang negatif, 2 orang ditemukan barang bukti 0,35 gram sabu. Sesuai Aturan SEMA Nomor 4 Tahun 2010, sebanyak 17 orang akan diproses melalui BNNK Surabaya untuk direhabilitasi.

“Untuk dua orang yang urine negatif dan tidak ditemukan barang bukti kita kembalikan kepada keluarga,” tegasnya.

Barang bukti yang disita sebanyak 52 pocket klip kecil berisi sabu siap edar, 54 bong alat hisap sabu, 3 timbangan digital, 26 pipet kaca, 2 brankas, 1 buku rekapan, 11 HP, 1 mesin press, 29 stop plastik, 56 klip sisa pakai, 39 korek api, 1 karung klip kosong, 8 sajam, dan barang bukti lainnya.

Polres Tanjung Perak menegaskan tidak berhenti pada penindakan, akan melakukan pengembangan sampai ke akar-akarnya.

“Kami sudah dirikan pos di perempatan barat dan pertigaan timur. Pos ini situasional dan bisa permanen, diisi anggota Polres, Polsek, Polda Jatim, Satpol PP Kota Surabaya,” ujarnya.

Sementara Kepala BNNK Surabaya menjelaskan, pada Kamis (15/10/2026) telah dilakukan asesmen terpadu terhadap 17 orang terdiri 16 pria dan 1 wanita.

“Berdasarkan asesmen medis dan hukum, ke-17 orang kami kategorikan penyalahguna dan pecandu narkotika dan kami rekomendasikan rehabilitasi rawat inap,” jelasnya.

Pemkot Surabaya yang diwakili di lokasi Jalan Kunti Sidotopo menyatakan komitmen bersama menjadikan kawasan tersebut Kampung Bersinar Bersih Narkoba.

“Kami sudah lakukan pendataan melalui Lurah, Camat, Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Ada program pembinaan UMKM dan pelatihan warga agar lepas dari stigma Kampung Narkoba menjadi Kampung Bersinar,” pungkasnya.

(Irfan)


Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *