MALANG – Polres Malang memastikan keamanan dan kelancaran rangkaian ibadah Paskah 2026 dengan mengerahkan ratusan personel di berbagai wilayah Kabupaten Malang. Pengamanan dilakukan secara intensif sejak Rabu (1/4/2026) hingga Minggu (5/4/2026).
Rangkaian ibadah Paskah yang berlangsung di sejumlah gereja tersebut diikuti oleh jemaat dalam jumlah besar. Kondisi ini mendorong kepolisian untuk melakukan langkah antisipatif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Sebanyak lebih dari 400 personel diterjunkan dan disebar di titik-titik lokasi ibadah. Tidak hanya itu, jajaran Polsek juga turut dilibatkan dalam pelaksanaan pengamanan melalui patroli rutin dan monitoring langsung di wilayah masing-masing.
Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengatakan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan pendekatan preventif dan humanis.
“Lebih dari 400 personel kami turunkan untuk melaksanakan pengamanan di seluruh lokasi ibadah. Selain itu, kami juga melakukan patroli mobile guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Bambang, Minggu (5/4/2026).
Ia menjelaskan, pola pengamanan tidak hanya terfokus pada penjagaan di area gereja, tetapi juga mencakup pengawasan lingkungan sekitar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kerawanan lainnya selama pelaksanaan ibadah berlangsung.
Selain aspek keamanan, pengaturan arus lalu lintas juga menjadi perhatian utama. Petugas ditempatkan di sejumlah titik rawan kemacetan untuk mengurai kepadatan kendaraan, terutama di sekitar lokasi gereja yang mengalami peningkatan aktivitas.
“Pengaturan lalu lintas kami lakukan agar aktivitas ibadah tidak terganggu dan masyarakat umum tetap dapat beraktivitas dengan lancar,” jelasnya.
Menurut Bambang, tingginya partisipasi masyarakat dalam perayaan Paskah tahun ini menjadi indikator meningkatnya mobilitas warga, sehingga membutuhkan pengamanan ekstra dan koordinasi yang matang.
Polres Malang juga menjalin sinergi dengan pengurus gereja serta pihak terkait lainnya guna memastikan setiap rangkaian ibadah berjalan dengan tertib, aman, dan penuh khidmat.
“Dengan jumlah kegiatan yang cukup banyak dan tersebar luas, kami memastikan seluruh personel dalam kondisi siaga. Koordinasi terus dilakukan agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” tegasnya.
Selama pelaksanaan pengamanan, situasi di wilayah Kabupaten Malang terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan berarti yang dapat menghambat jalannya ibadah umat Kristiani.
Polres Malang pun mengimbau masyarakat untuk terus menjaga toleransi, saling menghormati, serta bersama-sama menciptakan suasana damai di tengah keberagaman.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak semua pihak untuk terus menjaga situasi yang harmonis,” pungkas Bambang.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!