Surabaya,– Komunitas Bonsai Seni Nuswantara merayakan anniversary ke-3 di Senopati Cafe, Surabaya. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus memperkuat eksistensi pecinta bonsai di Surabaya.
Mengusung tema “Satu Hobi, Satu Rasa, Satu Nuswantara”, perayaan tersebut tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga ajang konsolidasi anggota dan komunitas bonsai.
Ketua BOSEN, Sigit Prasetyo, mengatakan BOSEN dibangun sebagai wadah persaudaraan dan belajar bersama.
“Bonsai mengajarkan kesabaran, ketekunan, dan keseimbangan. Nilai itu yang terus kami rawat,” ujarnya.
Menurut Sigit, BOSEN berawal dari kegiatan sederhana berupa ngopi dan berdiskusi tentang bonsai. Kini, komunitas tersebut telah menggelar berbagai kegiatan, seperti kopdar, bursa, pameran, workshop, donor darah, kegiatan sosial, dan bakti lingkungan.
Pada puncak anniversary, Bonsai Seni Nuswantara menggelar undian doorprize dan membagikan merchandise. Sejumlah material bonsai lokal juga diperkenalkan, di antaranya sisir atau kaliage, sakura micro, lohansung, sancang, dan kimeng.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Cabang PPBI Surabaya Chandra, Dewan Juri Nasional Umar HS, anggota Bonsai Seni Nuswantara dari berbagai daerah, serta komunitas Bonsai Arek Suroboyo (BAS) dan Mojopahit Bonsai Club (MBC). BOSEN juga mendapat pembinaan dari Juzly Erwandi.
Berdiri pada 27 September 2023, BOSEN membawa visi melestarikan seni bonsai dan mempererat persaudaraan.
Memasuki usia ke-3, komunitas ini berharap terus menjadi wadah bagi pecinta bonsai sekaligus ikut memajukan bonsai Surabaya agar semakin dikenal luas.
(Wahyudi)
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!