Surabaya – Selama bertahun-tahun, nama Ivan Kuncoro identik dengan kemewahan, dentuman musik berkelas, serta kendali atas kehidupan hiburan malam di Kota Pahlawan. Namun, pada Selasa dini hari (3/2/2026), narasi tersebut berubah drastis ketika ia harus keluar dari pintu belakang tempat usahanya sendiri dengan pengawalan ketat petugas BNNP Jatim.
Penangkapan ini bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan guncangan besar bagi ekosistem hiburan malam di Jawa Timur.
Bukan Sekadar Razia Rutin
Berbeda dari razia yang umumnya menyasar pengunjung, operasi kali ini langsung mengarah ke pemilik usaha. Penggerebekan di kawasan Tidar tersebut dinilai tidak biasa karena aparat langsung menyasar titik kendali utama.
Petugas melakukan penyergapan secara senyap tanpa melalui pintu utama yang dipenuhi antrean. Akses khusus digunakan untuk mencapai ruang privat di lantai atas.
Temuan di Ruang Privat
Di dalam ruangan tersebut, Ivan Kuncoro dilaporkan tidak sendirian. Ia berada bersama beberapa kolega serta seorang figur publik berprofesi sebagai DJ. Seluruhnya tidak dapat mengelak ketika hasil tes urine menunjukkan positif amphetamine.
Kontras Antara Citra dan Realita
Penangkapan ini terjadi di tengah upaya Ivan Kuncoro menjaga citra publiknya. Pada akhir 2024, ia sempat muncul ke media untuk menegaskan bahwa dirinya bukan Ivan Sugianto, sosok yang terlibat dalam kasus perundungan siswa yang sempat viral.
Saat itu, Ivan Kuncoro menampilkan diri sebagai pengusaha yang taat hukum dan fokus pada aktivitas bisnis legal. Namun, peristiwa pada awal Februari 2026 ini memunculkan kembali pertanyaan publik mengenai realitas di balik gemerlap dunia hiburan malam.
Dampak bagi Industri Hiburan Surabaya
Penangkapan ini diperkirakan akan menimbulkan efek berantai terhadap bisnis hiburan malam yang berada di bawah jaringan usahanya. Sejumlah isu pun menjadi sorotan publik.
Pertama, muncul pertanyaan mengenai kemungkinan pencabutan izin operasional klub-klub yang dimilikinya oleh pemerintah kota. Kedua, kepercayaan investor dan mitra bisnis yang selama ini terlibat dalam jaringan usahanya ikut dipertanyakan.
Selain itu, riwayat hukum Ivan Kuncoro, termasuk kasus terkait hak kekayaan intelektual pada 2020, dinilai dapat memengaruhi posisinya dalam proses hukum yang akan berjalan.
Pesan Tegas Aparat
Kasus ini menandai sikap tegas aparat terhadap figur-figur besar di Surabaya. Penangkapan Ivan Kuncoro mengirimkan pesan bahwa hukum berlaku tanpa pandang bulu, termasuk bagi tokoh yang selama ini dikenal sebagai penguasa dunia hiburan malam.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

