Satlantas Polres Gresik Luncurkan SIM Santri Trendi, Jemput Bola ke 209 Pesantren di Kota Wali Saat Ramadan

1 Maret 2026 · Badri

GRESIK – Kabupaten Gresik yang dikenal sebagai Kota Wali memiliki lebih dari 209 pondok pesantren berdasarkan data Kementerian Agama Republik Indonesia. Ribuan santri menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat, terlebih saat bulan suci Ramadan.

Selama Ramadan, aktivitas para santri meningkat signifikan. Selain mengikuti kegiatan belajar mengajar, mereka juga menjalani tadarus Al-Qur’an, kajian kitab, hingga ibadah malam yang berlangsung hingga dini hari. Padatnya jadwal tersebut kerap menyulitkan santri untuk mengurus administrasi, termasuk perpanjangan maupun pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Menjawab kebutuhan itu, Satuan Lalu Lintas Polres Gresik menghadirkan inovasi layanan bertajuk SIM Santri Trendi. Program ini merupakan layanan jemput bola yang menyasar pondok pesantren di wilayah Gresik.

Melalui program tersebut, petugas Satlantas datang langsung ke lingkungan pesantren untuk memberikan pelayanan pembuatan dan perpanjangan SIM sesuai prosedur yang berlaku. Para santri tidak perlu meninggalkan aktivitas keagamaan dan pendidikan untuk datang ke kantor pelayanan.

Kasatlantas Polres Gresik menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya kalangan santri. Selain memberikan kemudahan layanan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi keselamatan berlalu lintas.

“Santri adalah generasi penerus bangsa. Kami ingin mereka tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga tertib dan disiplin dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Program SIM Santri Trendi juga menjadi bagian dari upaya Polres Gresik dalam meningkatkan kesadaran hukum dan menekan angka pelanggaran lalu lintas di kalangan usia produktif. Dengan pelayanan yang lebih dekat dan humanis, diharapkan tercipta budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Inovasi ini mendapat respons positif dari pihak pesantren dan para santri. Selain mempermudah akses layanan, program tersebut dinilai sejalan dengan semangat Ramadan yang mengedepankan kemudahan dan kemaslahatan umat.