Pria Tewas di Dalam Mobil di Sampang, Diduga Kena Serangan Jantung

4 April 2026 · Badri

SAMPANG – Peristiwa meninggalnya seorang pria di dalam mobil sempat menggegerkan warga di wilayah Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Jumat (3/4/2026) sore.

Korban diketahui bernama Suja’i Prasutio (60), warga Dusun Paniniran, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Ia meninggal dunia saat berada di dalam mobil dalam perjalanan pulang bersama keluarganya usai berwisata.

Kejadian tersebut berlangsung di pinggir Jalan Raya Dusun Berlantong, Desa Pandiyangan, Kecamatan Robatal, sekitar pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya berangkat bersama rombongan keluarga pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB untuk berlibur ke salah satu tempat wisata air di wilayah Sampang. Rombongan menggunakan mobil Honda HR-V warna putih dengan nomor polisi L 1552 DBK.

Rombongan tiba di lokasi wisata sekitar pukul 11.00 WIB dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Suasana liburan berjalan normal tanpa ada tanda-tanda mencurigakan dari kondisi korban.”

Namun, saat perjalanan pulang menuju Kecamatan Sokobanah sekitar pukul 15.00 WIB, korban.” mulai mengeluhkan kondisi tubuhnya yang kurang enak. Ia merasa tidak sehat dan diduga mengalami gangguan kesehatan secara tiba-tiba.

Mengetahui kondisi tersebut, pihak keluarga segera menepikan kendaraan di pinggir Jalan Raya Desa Pandiyangan, Kecamatan Robatal, guna memberikan pertolongan.

Sayangnya, tidak lama setelah kendaraan berhenti, korban diketahui sudah tidak sadarkan diri dan kemudian dinyatakan meninggal dunia di dalam mobil dengan posisi masih duduk di kursi pengemudi.

Kejadian ini pun sempat menarik perhatian warga sekitar yang melintas maupun yang berada di lokasi. Warga kemudian berupaya memberikan bantuan dan segera menghubungi petugas medis dari puskesmas setempat.

Tak berselang lama, ambulans dari Puskesmas Ketapang tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Korban.” kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan tersebut guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak RSUD Ketapang menyampaikan bahwa korban.” diduga. meninggal dunia akibat serangan jantung.

Sementara itu, pihak keluarga korban.” menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Keluarga juga tidak menuntut pihak manapun atas meninggalnya korban.”

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban.”

langsung dibawa pulang ke rumah duka di Kecamatan Sokobanah untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan, terutama saat melakukan perjalanan jauh atau aktivitas di luar rumah.