Peristiwa Pembacokan di Jalan Kenjeran Surabaya, Pelaku Diduga Remaja Berbonceng Tiga

24 April 2026 · Red

SURABAYA – Aksi kekerasan kembali terjadi di Kota Pahlawan. Seorang pengemudi yang diduga ojek online (ojol) menggunakan helm shop** menjadi korban pembacokan oleh sekelompok pelaku yang diduga masih berusia remaja di kawasan Jalan Kenjeran, Surabaya, pada Jumat 24/04/2026 dini hari sekitar pukul 2 pagi.

Peristiwa ini terjadi saat situasi lalu lintas relatif lengang. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pelaku diketahui mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy berwarna merah dan berboncengan tiga orang.

Saksi yang juga merupakan Ketua Umum media Informasi Publik.com menyebutkan, kejadian berlangsung cepat dan tanpa peringatan. Saat itu, ia tengah melintas dari arah Kenjeran menuju pom bensin di kawasan tersebut.

Menurutnya, tiga pelaku yang berboncengan tersebut sempat melaju kencang dan menyalip kendaraan di depannya. Tidak lama setelah itu, mereka langsung melakukan aksi pembacokan terhadap pengemudi ojol yang berada di lokasi.

Serangan terjadi secara tiba-tiba sehingga korban tidak sempat menghindar. Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Korban yang mengalami luka akibat senjata tajam kemudian berusaha menyelamatkan diri. Ia akhirnya berhasil mencapai area SPBU Sidotopo, di mana warga sekitar memberikan pertolongan awal.

Selanjutnya, korban segera dilarikan ke RSUD dr Soewandhie untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti kondisi terkini korban.

Saksi juga menyebutkan bahwa kejadian tersebut sempat terekam dalam video yang kini telah diamankan sebagai bukti awal.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut. Dugaan sementara, laporan resmi terkait kejadian ini masih dalam proses atau belum masuk ke pihak berwajib.

Meski demikian, saksi yang juga merupakan perwakilan media mendesak aparat kepolisian untuk segera bertindak cepat.

Ia meminta Polsek Simokerto bersama Polrestabes Surabaya segera melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.

Peristiwa ini kembali menambah daftar kasus kekerasan jalanan di Surabaya yang meresahkan masyarakat, khususnya pada malam hari. Aksi pelaku yang dilakukan secara terang-terangan di jalan umum juga menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya kriminalitas di wilayah perkotaan.

Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di malam hari serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian mencurigakan di sekitar lingkungan.