PROBOLINGGO – Selama libur Lebaran, Polres Probolinggo mengintensifkan patroli di kawasan wisata Gunung Bromo guna memastikan keamanan dan keselamatan para pengunjung.
Patroli yang dilaksanakan oleh Polsek Sukapura ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukapura, AKP Ardhi Bita Kumala, dengan fokus pengamanan di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, yang merupakan salah satu akses utama wisatawan menuju Bromo.
Dalam kegiatan tersebut, AKP Ardhi mengimbau para wisatawan untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama mengingat kondisi cuaca di kawasan pegunungan yang tidak menentu dan berpotensi ekstrem.
“Kami mengingatkan pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur pegunungan yang rawan kabut tebal dan jalan licin,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Ia menegaskan bahwa patroli akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan wisata. Selain itu, para pengendara diminta menjaga kecepatan serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.
“Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi layanan call center 110,” tambahnya.
Di lokasi terpisah, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa kehadiran Polri di kawasan wisata merupakan bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kehadiran kami di lapangan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sehingga wisatawan dapat menikmati kunjungan dengan nyaman dan selamat,” ucapnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah wisatawan yang menginap di hotel wilayah Sukapura tercatat sebanyak 634 orang. Sementara kuota kunjungan ke Gunung Bromo secara keseluruhan ditetapkan sebanyak 3.752 orang, yang terbagi di tiga pintu masuk: Cemoro Lawang (1.700 orang), Jemplang/Gubuk Klakah (1.000 orang), dan Wokokitri Tosari (1.052 orang).
Adapun jumlah pengunjung yang masuk melalui pintu Cemoro Lawang pada Minggu (22/3/2026) pukul 00.00 hingga 18.00 WIB mencapai 1.720 orang, terdiri dari 1.647 wisatawan nusantara dan 73 wisatawan mancanegara.
Kendaraan yang masuk didominasi roda empat sebanyak 448 unit, roda dua 117 unit, serta satu sepeda, dengan tambahan 112 pengunjung yang masuk dengan berjalan kaki.