Keluhan Warga Meningkat, Aksi Oknum Debt Collector di Jakarta Timur Dinilai Meresahkan Pengendara

Jakarta – Keluhan masyarakat terkait dugaan tindakan sejumlah oknum debt collector (DC) yang menghentikan pengendara sepeda motor di jalanan kembali menjadi sorotan. Warga mengaku merasa resah karena tindakan tersebut dinilai dilakukan secara arogan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Sejumlah warga berharap proses penagihan kredit tidak dilakukan dengan cara menghentikan kendaraan secara paksa di tengah arus lalu lintas. Menurut mereka, tindakan seperti itu dapat memicu kecelakaan dan menimbulkan rasa takut bagi masyarakat yang sedang berkendara.

Masyarakat juga meminta aparat kepolisian, khususnya di wilayah Polsek Pulogadung, untuk meningkatkan pengawasan serta menindak tegas apabila ditemukan dugaan pelanggaran hukum atau tindakan yang membahayakan keselamatan pengguna jalan. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan menjaga ketertiban di wilayah Jakarta Timur.

Selain itu, warga mengimbau masyarakat agar tetap tenang apabila menghadapi situasi serupa dan mengutamakan keselamatan. Jika menemukan dugaan tindakan yang melanggar hukum, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian dengan menyertakan bukti pendukung seperti foto, video, atau keterangan saksi.

Warga berharap seluruh pihak dapat menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

 

Oleh: Aswaryadi