Jembatan Suramadu Jadi Latar Film Horor “Tumbal Proyek”, Angkat Sisi Kelam Pembangunan

7 April 2026 · Redaksi

SURABAYA – Jembatan Suramadu yang selama ini dikenal sebagai ikon penghubung Pulau Jawa dan Madura, kini hadir dalam sudut pandang berbeda. Megastruktur kebanggaan nasional tersebut dijadikan latar utama dalam film horor terbaru bertajuk Tumbal Proyek.

Film yang diproduksi oleh Dee Company ini mengangkat kisah fiksi yang berakar pada isu-isu kelam di balik pembangunan proyek besar.

Cerita berpusat pada serangkaian kejadian misterius di area proyek, mulai dari hilangnya pekerja secara tiba-tiba hingga beredarnya isu praktik tumbal yang dipercaya sebagian pihak sebagai cara untuk melancarkan pembangunan.

Tokoh utama dalam film ini diceritakan kembali ke lokasi proyek untuk mengungkap kematian ayahnya yang penuh tanda tanya. Namun, upaya pencarian kebenaran tersebut justru menyeretnya lebih dalam ke pusaran misteri dan rahasia besar yang selama ini tersembunyi rapat.

Dengan memanfaatkan latar nyata yang begitu familiar bagi masyarakat, “Tumbal Proyek” menghadirkan nuansa horor yang terasa lebih dekat dan mencekam.

Selain menyuguhkan ketegangan, film ini juga mencoba menggali sisi psikologis serta kepercayaan yang berkembang di tengah masyarakat terkait proyek-proyek besar.

Dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Mei 2026, film ini digadang-gadang menjadi salah satu tontonan horor lokal yang menyita perhatian publik, terutama karena keberaniannya mengangkat lokasi ikonik sebagai pusat cerita.

Kehadiran “Tumbal Proyek” sekaligus menambah deretan film horor Indonesia yang mengusung tema urban legend dan mitos pembangunan, yang kerap menjadi perbincangan hangat di masyarakat.