AMI Gaungkan Semangat Antikorupsi Lewat Seminar Nasional di Surabaya

24 April 2026 · Badri

Surabaya, Semangat pemberantasan korupsi kembali digaungkan oleh Aliansi Madura Indonesia (AMI) melalui kegiatan Halal Bihalal dan Seminar Nasional bertema “Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Era Digitalisasi”, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Hotel Morazen Surabaya ini dihadiri berbagai kalangan, mulai dari unsur pemerintahan, aparat penegak hukum, mahasiswa, hingga jurnalis. Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surabaya Nur Cholis, perwakilan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, serta perwakilan Polrestabes Surabaya yang mewakili Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistyawan.

Acara berlangsung dengan penuh antusiasme dan menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan tata kelola yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi di era digital. Para narasumber menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta pemanfaatan teknologi sebagai instrumen pengawasan guna meminimalisasi praktik korupsi.

Ketua Umum AMI, Baihaqi Akbar, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program organisasi tidak terlepas dari peran aktif seluruh anggota serta dukungan berbagai pihak, termasuk media.

“Peran jurnalis sangat penting dalam mengawal setiap kegiatan dan menyampaikan pesan positif kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dalam menjalankan program organisasi. Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci utama dalam mendorong perkembangan AMI hingga saat ini.

“Tanpa sinergi, program-program yang kita rancang tidak akan berjalan maksimal. Berkat kebersamaan dan dukungan semua pihak, AMI bisa berkembang seperti sekarang,” tegasnya.

Dalam seminar tersebut, diskusi mendalam turut mengupas tantangan serta strategi pencegahan tindak pidana korupsi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Partisipasi aktif mahasiswa dan jurnalis dinilai memberi warna tersendiri sekaligus menjadi indikator meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap isu korupsi.

Sepanjang 2025 hingga 2026, AMI juga tercatat konsisten melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, seperti pembagian sembako di depan Gedung Negara Grahadi, kegiatan buka bersama, hingga pembagian takjil selama bulan Ramadan.

Melalui kegiatan ini, AMI kembali menegaskan eksistensinya sebagai organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga berperan strategis dalam membangun kesadaran hukum dan integritas di tengah masyarakat.